Pemeriksaan Disfungsi Ereksi

Dalam menangai setiap pasien yang terkena Disfungsi Ereksi, ada beberapa langkah yang biasanya dilakukan Dokter untuk menyelidiki dan menentukan pasien tersebut terkena Disfungsi Ereksi atau tidak, dan seberapa parah tingkat Disfungsi Ereksi yang dialaminya. Apakah Disfungsi Ereksi Ringan, Disfungsi Ereksi Menengah dan Disfungsi Ereksi Berat.

Langkah-langkah yang dilakukan Dokter Dalam Mengidentifikasi Disfungsi Ereksi pada pria atau pemeriksaan Disfungsi Ereksi adalah sebagai berikut:

1. Investigasi Disfungsi Ereksi

Ada tiga penyebab disfungsi ereksi. Pertama, psikis. Ini banyak terjadi pada usia muda yaitu di bawah 40 tahun. Disebabkan oleh stres, masalah pekerjaan, hubungan dengan pasangan sering cekcok, kelainan pada pasangan dan sebagainya.

Kedua adalah fisik. Banyak menimpa pada usia tua atau di atas 40 tahun. Ini mengingat pada usia tersebut biasanya sebagian besar kaum pria sudah mulai mengalami gangguan penyakit seperti lever, diabetes, kolesterol, ginjal, dan sebagainya. Gangguan penyakit tersebut sering muncul pada usia di atas 40 tahun karena pada usia muda, gejala tersebut jarang muncul. Waspadai jika Anda sering pusing, banyak minum, tubuh lemas atau mengantuk.

Ketiga yaitu kombinasi psikis dan fisik. Ini dialami oleh semua kaum pria dari berbagai usia.

2.Interview Disfungsi Ereksi

Interview lengkap melalui sejarah dan kondisi. Di masa modern sekarang, banyak wanita yang karirnya lebih baik dari suami, lebih sukses, lebih pintar memecahkan masalah/persoalan sehingga menyebabkan istri menyepelekan suami. Atau karena pekerjaan yang berat, pola hidup yang tidak sehat seperti merokok atau sering keluar malam.

Jika disfungsi ereksi terjadi secara bertahap, maka cenderung menyerang fisik para pria. Sementara jika terjadi mendadak, cenderung menyentuh psikis pria.

3. Laboratorium Disfungsi Ereksi

Suspect harus melakukan general check up seperti fisik, genetal, pembuluh darah, fungsi syaraf, dan ada atau tidak penyakit kronis. Penyebab lain seperti pekerjaan yang berat, jam kerja yang berlebihan juga harus sedikit demi sedikit dikurangi.

4. Diagnosa Disfungsi Ereksi

Jika dari hasil akhir laboratorium ternyata benar mengalami penurunan fungsi ereksi atau disfungsi ereksi, jangan panik atau malu. Tanyakan pada dokter apa saja yang harus dilakukan agar bisa diobati.

5. Tindakan Disfungsi Ereksi

Untuk mengobati disfungsi ereksi, dilihat dulu apa yang menjadi penyebabnya. Kalau penyebabnya fisik, maka perbaiki fisik. Demikian pula dengan psikis. Berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara yang tepat dalam mengobati disfungsi ereksi. Obat-obat erektogenik bisa digunakan jika dalam keadaan terdesak.


=====================================

>>> Obat Kuat Pria Macavit Untuk Stamina Pria, Ereksi Keras dan Kesuburan Pria, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.