Gejala Disfungsi Ereksi Pada Pria

Gejala disfungsi ereksi pada pria dapat ditandai dengan tidak mampunya pria tersebut mandapatkan dan mempertahankan ereksinya. Disfungsi ereksi sendiri diartikan sebagai ketidakmampuan pria dalam mempertahankan ereksi yang lebih lama dan lebih kuat.

Obat Disfungsi Ereksi

Obat Disfungsi Ereksi

Ada beberapa cara untuk menganalisa atau mengenali Gejala disfungsi ereksi, seperti :

1. Mendapatkan ereksi penuh pada beberapa kali, seperti saat tidur (ketika masalah pikiran dan psikologis, jika ada, kurang ada), cenderung menunjukkan struktur fisik secara fungsional bekerja. Namun, kasus sebaliknya, kurangnya ereksi nokturnal, tidak berarti sebaliknya, karena proporsi yang signifikan dari seksual pria fungsional tidak secara rutin mendapatkan ereksi nokturnal atau mimpi basah.

2. Mendapatkan ereksi yang baik tidak kaku atau penuh (ereksi malas), atau hilang lebih cepat dari yang diharapkan (sering sebelum atau selama penetrasi), bisa menjadi tanda kegagalan mekanisme yang menjaga darah yang diselenggarakan di penis, dan mungkin menandakan sebuah kondisi klinis yang mendasari, sering kardiovaskular pada asal.

3. Faktor-faktor lain yang menyebabkan disfungsi ereksi adalah diabetes mellitus (menyebabkan neuropati) atau hipogonadisme (penurunan kadar testosteron karena penyakit yang mempengaruhi testis atau kelenjar pituitari).

Masalah ketidakmampuan ereksi pada pria merupakan masalah yang sangat umum dan banyak terjadi. Di Inggris diperkirakan 1 dari 10 pria mengalami disfungsi ereksi secara berulang dengan masalah ereksi yang terjadi di beberapa titik, seperti :

– Gangguan hormonal (kelenjar tumor hipofisis, tingkat rendah atau abnormal tinggi hormon testosteron).

– Arteri Gangguan (perifer penyakit hipertensi, pembuluh darah; aliran darah ke penis berkurang).

– Gejala Disfungsi Ereksi Pada Pria ┬ádengan adanya kebocoran pembuluh vena

– Cavernosal Gangguan (penyakit Peyronie.)

– Psikologis menyebabkan: stress, gangguan mental (depresi klinis, skizofrenia, penyalahgunaan zat, gangguan panik, gangguan kecemasan umum, gangguan kepribadian atau sifat.), Masalah psikologis, perasaan negatif.

– Bedah (terapi radiasi, operasi usus besar, prostat, kandung kemih, atau rektum dapat merusak saraf dan pembuluh darah yang terlibat dalam ereksi prostat dan bedah kanker kandung kemih seringkali memerlukan menghapus jaringan dan saraf sekitarnya tumor, yang meningkatkan risiko impotensi..)

– Usia atau terjadi penuaan dini

– Gaya Hidup yang salah seperti Alkohol dan obat-obatan, obesitas, merokok (Insiden impotensi adalah sekitar 85 persen lebih tinggi pada perokok laki-laki dibandingkan non-perokok, Merokok merupakan penyebab utama disfungsi ereksi Merokok menyebabkan impotensi karena mempromosikan penyempitan arteri.

– Overtraining. Olahraga yang berlebih, sering mengangkat beban berat.

Munculnya gejala disfungsi ereksi pada pria biasanya disebabkan dari kondisi yang berpengaruh pada pembuluh darah dan aliran darah dari dalam tubuh anda yang mengelir ke dalam penis. Kondisi tersebut ditandai dengan adanya pengerasan arteri yang memiliki hubungan erat dengan penyakit diabetes, obesitas, merokok, tekanan darah yang tinggi, dan kadar kolesterol dalam darah yang tinggi. Obat-obatan yang juga sering menjadi salah satu penyebab munculnya gejala disfungsi ereksi pada pria seperti antidepresan, obat tidur atau obat penenang, dan obat-obatan untuk mengobati tekanan darah tinggi, nyeri, atau kanker prostat, dan alkohol.

Berikut adalah beberapa penyebab yang paling umum yang dapat menimbulkan gejala disfungsi ereksi pada pria seperti:

  • Jaringan parut pada penis anda yang dapat menyebabkan berat melengkung selama ereksi berlangsung.
  • Ketidak seimbangan hormon seperti kadar testosteron dalam tubuh penderita yang rendah, prolaktin yang terlalu tinggi, dan dapat juga karena kadar hormon tiroid yang abnormal.
  • Pria yang menderita penyakit stroke akan mengalami disfungsi ereksi.

Cara yang dapat anda gunakan untuk mengatasi masalah gejala disfungsi ereksi pada pria adalah dengan menggunakan terapi penggantian testosteron jika kadar testosteron dalam tubuh sangat randah dan hipogonadisme. Kadar testosteron dalam tubuh yang rendah dapat anda gantu melaliu suntikan, gel, atau tablet yang ditempatkan antara pipi dan gusi anda. Beberapa orang yang menjalani berbagai macan terapi mungkin tidak merespon dengan baik untuk salah satu saja terapi yang dijalaninya. Dan mungkin penderita akan memiliki respon yang baik untuk melakukan terapi dengan kombinasi pil plus terapi penis langsung melalui suntikan dan dapat juga dengan terapi penggantian testosteron jika kadar testosteron dalam tubuh anda sangat rendah.

Dapat juga anda menggunaka impalan penis untuk mengatasi gejala disfungsi ereksi pada pria. Impalan penis ini memiliki dua jenis yang berbeda yaitu impalan dengan tipe yang kaku dan impalan dengan tipe yang karen. Inpalan penis dengan harga yang malah ternyata memiliki efek samping yang tidak diharapkan oleh penggunanya. Efek samping yang ditimbulkan dari impalan penis ini adalah dapat menyebabkan infeksi dan mungkin juga impalan ini tidak akan dapat bertahan dalam jangka waktu panjang.

Alat vakum adalah plastik yang berbentuk silinder dan lembut yang berfungsi untuk menarik darah menuju kedalam penis anda untuk membantu megatasi Gejala Disfungsi Ereksi Pada Pria. Cara penggunaan dari alat vakum ini cukup mudah hanya dengan genggam vakun eksternalnya dan vakum tersebut akan menarik darah untuk masuk ke dalam penis anda. Jika penis anda sudah teisi penuh dengan darah kemudian cicin elastis yang ada ditempatkan di sekitar pangkal penis. Cincin elastis tersebut berfungsi untuk mengunci dan mencegah darah untuk mengalir keluar dari penis dan kembali kedalam tubuh anda.

Dan Untuk Obat Disfungsi Ereksi dalam bentuk Suplemen dapat mengkonsumsi Bio Gold Biogreen / Bio Stem Cell Gold atau vitamin Lainnya.


=====================================

>>> Obat Kuat Pria Macavit Untuk Stamina Pria, Ereksi Keras dan Kesuburan Pria, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *