Obat Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan pria mempertahankan ereksi secara konsisten, umumnya disebabkan oleh tersumbatnya aliran darah ke penis. Oleh masyarakat awam, gangguan ini lebih dikenal dengan istilah impotensi. Sayangnya, seringkali rasa malu mengalahkan frustasi penderita. Sehingga mereka tidak segera mencari pertolongan.

Penyebab disfungsi ereksi terbagi dalam dua faktor, organik dan non organik. Organik biasanya terkait dengan kelainan dalam organ tubuh. Misalnya, kelainan pada organ penis sendiri, penyakit yang bisa merusak pembuluh darah seperti jantung, kencing manis, darah tinggi, gangguan kolesterol dan obesitas (kegemukan).Gangguan organik lain berpotensi merembetkan faktor resiko disfungsi ereksi seperti gangguan fungsi ginjal, hati dan hormonal.

Sedangkan faktor non organik atau faktor psikologis seperti stres, orang yang pernah menderita stroke, kekecewaan, hilangnya daya tarik terhadap pasangan, trauma seksual, kelelahan, merokok. Dari dua faktor ini, 80 persen kasus muncul akibat faktor organik. Namun sulit membedakan mengingat kedua faktor ini bisa saja berbaur.

Kalangan kedokteran internasional mengenal tiga cara pengobatan disfungsi ereksi:

Cara Pertama Pengobatan Disfungsi Ereksi

Cara pertama adalah melakukan penyuntikan secara entrakavernosa dan pengobatan secara inraurethra yang memasukkan gel ke dalam lubang kencing. Pasien dapat melakukan sendiri cara ini setelah dilatih oleh dokter.

Cara Kedua Pengobatan Disfungsi Ereksi

Cara kedua adalah operasi pemasangan prostesis. Tapi cara ini sudah jarang dilakukan.

Cara Ketiga Pengobatan Disfungsi Ereksi

Tahap ketiga yaitu memberi oral pada pasien. Untuk tahap ini, Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan telah mengizinkan tiga jenis obat yang beredar di Indonesia, masing-masing dikenal dengan jenis obat Sildenafil (viagra), Tadalafil (Cialis) dan Vardenafil (Levitra). Ketiga jenis obat ini merupakan obat untuk menghambat enzim Phosphodiesterase-5 (PDE-5), suatu enzim yang terdapat di organ penis dan berfungsi untuk menyelesaikan ereksi penis.

Ketiga jenis obat ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Sildenafil merupakan preparat erektogenik golongan PDE-5 yang pertama kali ditemukan. Mula kerja Sildenafil antara ½ jam – 1 jam. Sedangkan masa kerjanya berkisar 5-10 jam. Dari segi profilnya, Sildenafil tidak begitu selektif dalam menghambat PDE-5. karena, zat ini ternyata juga menghambat PDE-6, jenis enzim yang letaknya di mata. Kondisi ini menyebabkan penglihatan mata menjadi biru (blue vision). Obat ini juga tidak bisa diminum berbarengan dengan makanan karena absorsi (penyerapannya) akan terganggu jika lambung dalam kondisi penuh.

Vandenafil, lebih selektif dalam menghambat PDE-5 mengingat dosisnya tergolong kecil yaitu antara 10mg-20mg. Mula kerjanya lebih cepat, 10 menit – 1jam, dengan masa kerja 5-10 jam. Keunggulan Vandenafil adalah absorsinya tidak dipengaruhi oleh makanan. Jadi jika Anda ingin melakukan hubungan intim dengan istri setelah candle light dinner, boleh-boleh saja. Kelemahannya, akan terjadi vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah di hidung sehingga menyebabkan hidung tersumbat). Biasanya minum pertama akan menyebabkan pening.

Sedangka Tadalafil, masa kerjanya jauh lebih panjang yaitu 36 jam. Mula kerjanya sekitar 1 jam dan tidak dipengaruhi oleh makanan sehingga absorsinya tidak terganggu. Kekurangannya, obat ini juga menghambat PDE-11 enzim yang letaknya di pinggang sehingga jika mengkonsumsi ini, si pria akan mengalami rasa sakit di pinggang.

Posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Daftar Obat Penyebab Disfungsi Ereksi

Daftar Obat Penyebab Disfungsi Ereksi – Obat penyebab masalah seksual yang sering anda konsumsi namun anda belum mengetahui efek yang dihasilkan. Saat ini obat disfungsi ereksi telah menjamur dipasaran, Obat Disfungsi Ereksi yang beredar dipasaran ilegal ini umumnya obat yang mengandung bahan kimia walaupun memberi manfaat yang baik, namun obat-obatan kimia yang dijual memberi efek negatif terhadap tubuh dan jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama dapat memperburuk kondisi kesehatan.

Berikut ini Daftar Obat Penyebab Disfungsi Ereksi yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi, gariah seksual rendah dan ejakulasi dini yang harus dihindari dan diwaspadai :

obat-penyebab-disfungsi-ereksi-1

obat-penyebab-disfungsi-ereksi-2

obat-penyebab-disfungsi-ereksi-3

obat-penyebab-disfungsi-ereksi-4

obat-penyebab-disfungsi-ereksi-5

 

Selain dari Daftar Obat Penyebab Disfungsi Ereksi diatas ada juga penyebab lainnya yang menjadi penyebab adanya masalah seksual yang terjadi pada pria.

Berikut penyebab masalah seksual pada pria selain Obat Penyebab Masalah Seksual:

–         Ejakulasi dini yang diartikan seperti berdasarkan waktu terjadinya ejakulasi yang kurang dari 2 menit. Ketidakmampuan anda untuk menahan sampai pasangan anda mencapai orgasme terlebih dahulu, dan kemampuan anda sebagai seorang pria untuk mengendalikan ejakulasinya agar terjadi sesuai dengan apa yang diinginkan. menurut survey di Amerika 20-30% pria pernah mengalami ejakulasi dini.

–         Hipogonadism yang merupakan sindrom yang menurutnya hormon seksual ke titik rendah, sehingga mengakibatkan adanya penurunan performa seksual pada pria yang menjadi salah satu masalah penyebab adanya masalah seksual selain Obat Penyebab Masalah Seksual.

–         Priapismus adalah kebalikan yang terjadi dari disfungsi ereksi. Priapismus adalah kondisi yang terjadi pada seseorang dimana terjadi ereksi yang berkepanjangan tanoa diikuti dengan hasrat seksual dan biasanya lagsung muncul rasa yang sangat nyeri. Seorang pria dapat dikatakan menderita penyakit priapismus jika pria tersebut mengalami ereksi dalam waktu yang panjang bahkan lebih dari 6 jam. Priapismus ini dapat terjadi pada diri anda akibat dari anda yang sering menggunakan obat-obatan seperti antipsikotik dan antidepresi, cedera tulang belakang, dan juga injeksi obat-obatan yang anda lakukan pada penis anda. Jika anda pergi kedokter ahli medis biasanya akan membuang darah yang terjebak di dalam penis anda menggunakan jarum suntik untuk menolong penderita priapismus dan jika cara tersebt tidak berhasiol juga maka ahli medis akan melakukan operasi pada penis anda.

–         Disfungsi ereksi dalam bahasa yang sederhana adalah impotensi atau gangguan seksual yang ditandai dengan gejal ketidakmampuan seseorang dalam mempertahankan tingkat ereksi penis untuk berlangsungnya hubungan seksual.

Selain Obat Penyebab Masalah Seksual yang rata-rata diderita pada pria. Masalah seksual yang diderita oleh wanita tidak bisa dianggap biasa lagi dalam hidup pasangan anda. Penyebab masalah seksual yang terjadi pada wanita bervariasi dari situasi emosional sederhana sampai kondisi medis yang serius. Berikut ini beberapa masalah seksual yang sering dialamioleh wanita karena emosional seperti depresi, stress, kecemasan, rasa bersalah, kemarahan, dll.

Jika pasangan anda mengalami sakit selama hubungan seksual karena beberapa gangguan pinggul, ai akan merasakan keraguan ketika akan melakukan hubungan intim dengan anda. Faktor lain yang menjadi penyebab dari masalah seksual pada wanita selain dari Obat Penyebab Masalah Seksual seperti: rasa takut pada diri pasangan anda, ada masalah keluarga yang mungkin menimpa pasangan anda, dan atau karena kurangnya stimulasi, dll.

Ketika anda mengkonsumsi obat penyebab masalah seksual tentu anda akan mengalami beberapa hal yang diduga sebagai penyebab disfungsi ereksi yang anda derita seperti:

  • Usia anda yang semakin tua
  • Mulai timbulnya penyakit diabetes.
  • Cedera sumsum tulang belakang yang menyebabkan kerusakan pada syaraf yang terjadi di dalam alat kelamin anda.
  • Mulai munculnya penyakit hipertensi yang akan menyebabkan penyakit impotensi atau disfungsi ereksi melalui parubahan dalam pembuluh darah dalam tubuh anda.
  • adanya rasa takut yang berlabihan terhadap kegagalan yang biasanya dapat terjadi saat pertama kali anda akan bercinta dengan pasangan anda.

Beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi masalah yang disebabkan dari anda mengkonsumsi obat Penyebab Masalah Seksual Disfungsi Ereksi adalah dengan menggunakan cara yang cukup mudah.

Untuk mengatasi masalah seksual yang anda rasakan dengan cara:

1. Jangan khawatir. Seks adalah sesuatu yang memang penting, namun ada baiknya jika anda tidak terlalu menghawatirkannya. Akan jadi lebih baik lagi jika anda rileks dalam mengatasi masalah yang berurusan dengan seks,

2. Jujur. Semakin banyak masalah yang anda pendam saat anda sedang diatas ranjang, akan menjadi beban yang sangat berat dalam fikiran anda. Jadi sebelum anda menderita masalah yang lebi besar, sebaiknya anda membicarakannya dengan jujur tentang apa saja yang menjadi keluhan sepele pada pasangan anda.

3. Mencoba hal baru. Segala hal yang membuat kehidupan seks anda menjadi tidak ada variasi dan tidak menyenangkan terkadang cukup diselesaikan dengan mencoba hal-hal yang baru yang anda lakukan dengan pasangan anda. Misalnya seperti posisi yang baru, likasi yang baru, atau foreplay yang baru yang mungkin belum pernah anda coba sebelumnya dengan pasangan anda.

4. Rasa cinta. Seks yang anda lakukan dengan pasangan bukanlah tentang akitfitas fisik semata. Namun anda juga harus menunjukkan adanya rasa cinta dan kasih sayang anda dengan pasangan anda. Jadi jangan pernah anda meninggalkan pasangan anda tidur setelah bercinta, melainkan anda harus memberinya pelukan dan anda juga bisa menciptakan obrolan ringan yang dapat anda bicarakan dengan pasangan anda.

Posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi | Tagged , | Leave a comment

Gejala Disfungsi Ereksi Pada Pria

Gejala disfungsi ereksi pada pria dapat ditandai dengan tidak mampunya pria tersebut mandapatkan dan mempertahankan ereksinya. Disfungsi ereksi sendiri diartikan sebagai ketidakmampuan pria dalam mempertahankan ereksi yang lebih lama dan lebih kuat.

Obat Disfungsi Ereksi

Obat Disfungsi Ereksi

Ada beberapa cara untuk menganalisa atau mengenali Gejala disfungsi ereksi, seperti :

1. Mendapatkan ereksi penuh pada beberapa kali, seperti saat tidur (ketika masalah pikiran dan psikologis, jika ada, kurang ada), cenderung menunjukkan struktur fisik secara fungsional bekerja. Namun, kasus sebaliknya, kurangnya ereksi nokturnal, tidak berarti sebaliknya, karena proporsi yang signifikan dari seksual pria fungsional tidak secara rutin mendapatkan ereksi nokturnal atau mimpi basah.

2. Mendapatkan ereksi yang baik tidak kaku atau penuh (ereksi malas), atau hilang lebih cepat dari yang diharapkan (sering sebelum atau selama penetrasi), bisa menjadi tanda kegagalan mekanisme yang menjaga darah yang diselenggarakan di penis, dan mungkin menandakan sebuah kondisi klinis yang mendasari, sering kardiovaskular pada asal.

3. Faktor-faktor lain yang menyebabkan disfungsi ereksi adalah diabetes mellitus (menyebabkan neuropati) atau hipogonadisme (penurunan kadar testosteron karena penyakit yang mempengaruhi testis atau kelenjar pituitari).

Masalah ketidakmampuan ereksi pada pria merupakan masalah yang sangat umum dan banyak terjadi. Di Inggris diperkirakan 1 dari 10 pria mengalami disfungsi ereksi secara berulang dengan masalah ereksi yang terjadi di beberapa titik, seperti :

– Gangguan hormonal (kelenjar tumor hipofisis, tingkat rendah atau abnormal tinggi hormon testosteron).

– Arteri Gangguan (perifer penyakit hipertensi, pembuluh darah; aliran darah ke penis berkurang).

– Gejala Disfungsi Ereksi Pada Pria  dengan adanya kebocoran pembuluh vena

– Cavernosal Gangguan (penyakit Peyronie.)

– Psikologis menyebabkan: stress, gangguan mental (depresi klinis, skizofrenia, penyalahgunaan zat, gangguan panik, gangguan kecemasan umum, gangguan kepribadian atau sifat.), Masalah psikologis, perasaan negatif.

– Bedah (terapi radiasi, operasi usus besar, prostat, kandung kemih, atau rektum dapat merusak saraf dan pembuluh darah yang terlibat dalam ereksi prostat dan bedah kanker kandung kemih seringkali memerlukan menghapus jaringan dan saraf sekitarnya tumor, yang meningkatkan risiko impotensi..)

– Usia atau terjadi penuaan dini

– Gaya Hidup yang salah seperti Alkohol dan obat-obatan, obesitas, merokok (Insiden impotensi adalah sekitar 85 persen lebih tinggi pada perokok laki-laki dibandingkan non-perokok, Merokok merupakan penyebab utama disfungsi ereksi Merokok menyebabkan impotensi karena mempromosikan penyempitan arteri.

– Overtraining. Olahraga yang berlebih, sering mengangkat beban berat.

Munculnya gejala disfungsi ereksi pada pria biasanya disebabkan dari kondisi yang berpengaruh pada pembuluh darah dan aliran darah dari dalam tubuh anda yang mengelir ke dalam penis. Kondisi tersebut ditandai dengan adanya pengerasan arteri yang memiliki hubungan erat dengan penyakit diabetes, obesitas, merokok, tekanan darah yang tinggi, dan kadar kolesterol dalam darah yang tinggi. Obat-obatan yang juga sering menjadi salah satu penyebab munculnya gejala disfungsi ereksi pada pria seperti antidepresan, obat tidur atau obat penenang, dan obat-obatan untuk mengobati tekanan darah tinggi, nyeri, atau kanker prostat, dan alkohol.

Berikut adalah beberapa penyebab yang paling umum yang dapat menimbulkan gejala disfungsi ereksi pada pria seperti:

  • Jaringan parut pada penis anda yang dapat menyebabkan berat melengkung selama ereksi berlangsung.
  • Ketidak seimbangan hormon seperti kadar testosteron dalam tubuh penderita yang rendah, prolaktin yang terlalu tinggi, dan dapat juga karena kadar hormon tiroid yang abnormal.
  • Pria yang menderita penyakit stroke akan mengalami disfungsi ereksi.

Cara yang dapat anda gunakan untuk mengatasi masalah gejala disfungsi ereksi pada pria adalah dengan menggunakan terapi penggantian testosteron jika kadar testosteron dalam tubuh sangat randah dan hipogonadisme. Kadar testosteron dalam tubuh yang rendah dapat anda gantu melaliu suntikan, gel, atau tablet yang ditempatkan antara pipi dan gusi anda. Beberapa orang yang menjalani berbagai macan terapi mungkin tidak merespon dengan baik untuk salah satu saja terapi yang dijalaninya. Dan mungkin penderita akan memiliki respon yang baik untuk melakukan terapi dengan kombinasi pil plus terapi penis langsung melalui suntikan dan dapat juga dengan terapi penggantian testosteron jika kadar testosteron dalam tubuh anda sangat rendah.

Dapat juga anda menggunaka impalan penis untuk mengatasi gejala disfungsi ereksi pada pria. Impalan penis ini memiliki dua jenis yang berbeda yaitu impalan dengan tipe yang kaku dan impalan dengan tipe yang karen. Inpalan penis dengan harga yang malah ternyata memiliki efek samping yang tidak diharapkan oleh penggunanya. Efek samping yang ditimbulkan dari impalan penis ini adalah dapat menyebabkan infeksi dan mungkin juga impalan ini tidak akan dapat bertahan dalam jangka waktu panjang.

Alat vakum adalah plastik yang berbentuk silinder dan lembut yang berfungsi untuk menarik darah menuju kedalam penis anda untuk membantu megatasi Gejala Disfungsi Ereksi Pada Pria. Cara penggunaan dari alat vakum ini cukup mudah hanya dengan genggam vakun eksternalnya dan vakum tersebut akan menarik darah untuk masuk ke dalam penis anda. Jika penis anda sudah teisi penuh dengan darah kemudian cicin elastis yang ada ditempatkan di sekitar pangkal penis. Cincin elastis tersebut berfungsi untuk mengunci dan mencegah darah untuk mengalir keluar dari penis dan kembali kedalam tubuh anda.

Dan Untuk Obat Disfungsi Ereksi dalam bentuk Suplemen dapat mengkonsumsi Bio Gold Biogreen / Bio Stem Cell Gold atau vitamin Lainnya.

Posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi | Tagged , , | Leave a comment

Terapi Obat Disfungsi Ereksi

Terapi obat disfungsi ereksi yang tepat untuk penyembuhan seperti yang akan kita bahas sekarang. Semakin cepat disfungsi ereksi anda ditangani semakin tinggi pula kemungkinan untuk bisa pulih. Sayangnya banyak pria yang sungkan memeriksakan diri ke dokter ahli seksolog atau urolog karena merasa malu.

Terapi Obat Disfungsi Ereksi

Terapi Obat Disfungsi Ereksi

Terapi obat disfungsi ereksi ini dilakukan berdasarkan dari apa penyebabnya. Pengobatan disfungsi ereksi ini awalnya dilakukan dengan mengidentisifikasi penyakit atau penyebab awal terjadinya disfungsi ereksi. Namun pengobatan disfungsi ereksi hanya memperbaiki kondisi tidak sepenuhnya memulihkan.

Metode modern terapi disfungsi ereksi dapat dilakukan dengan cara :

  1. Terapi obat disfungsi ereksi dengan meminum tablet

Beberapa jenis obat kimiawi seperti cialis, levitra, staxyn, dan viagra memiliki fungsi sebagai peningkat stamina tubuh dan meningkatkan fungsi ereksi. Semua jenis obat kimia tersebut bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah ke organ vital sehingga ketiak seorang pria menerima rangsangan seksual, organ vitalnya langsung berereksi. Setiap pria memiliki tingkat kepekaan yang berbeda usai mengkonsumsi obat peningkat ereksi, perbedaannya terletak pada berapa lama reaksi, seberapa cepat kerjanya, serta pertahanan dari obat tersebut di dalam tubuh sehingga menimbulkan ereksi.

Jenis obat peningkat ereksi seperti viagra dan levitra bekreja lebih lambat dibanding dengan jenis obat lainnya, reaksi dari viagra dan levitra ini membutuhkan waktu sekitar 3o menit hanya efek kekuatan kedua tersebut sekitar 4-5 jam. Sedangkan obat cialis bekerja lebih cepat sekitar 15 menit dan efek pertahanannya cukup lama hingga 36 jam dibanding dengan jenis obat lainnya.

Yang harus diperhatikan dan menjadi bahan pertimbangan adalah jenis obat kimiawi seperti cialis, viagra, levitra dan staxyn menimbulkan efek samping negatif terhadap gangguan kesehatan seperti jantung bekerja lebih cepat, sakit kepala, ketergantungan, gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ahli ketika ingin menggunakan obat-obatan tersebut terutama bagi mereka yang memiliki tingkat risiko terhadap penyakit yang cukup kronis, seperti jantung, diabetes mellitus, dan hipertensi.

  1. Terapi obat disfungsi ereksi dengan menggunakan pompa vakum bertekanan negatif

Selain beberapa jenis obat seperti yang disebutkan diatas yang memiliki fungsi untuk membantu meningkatkan kemampuan ereksi pria. Ada alat berupa pompa vakum dengan tekanan negatif yang cukup rendah, seperti alat yang terdiri dari reservoir yang terbentuk oleh tekanan negatif yang mendorong aliran darah masuk ke dalam alat vital pria dan sekitarnya sehingga menimbulkan ereksi. Metode dengan menggunakan alat ini tidak menimbulkan rasa sakit atau efek samping akan tetapi membutuhkan beberapa kali latihan untuk dapat menggunakannya dengan baik.

  1. Terapi obat disfungsi ereksi dengan menggunakan suntikan obat khusus

Selain menggunakan obat dan alat, pengobatan lainnya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kembali kemampuan alat vital pria untuk ereksi dengan menggunakan suntikan obat khusus yang langsung di suntikkan  ke korpus cavernosum atau sebagai supositoria ke uretra. Metode dengan menggunakan suntikan obat khusus ini untuk mencapai ereksi lebih lama. Namun, sayangnya metode ini tidak dapat dilakukan sembarangan dan mengikuti petunjuk dokter ahli.

  1. Terapi obat disfungsi ereksi dengan akupuntur

Cara mengatasi disfungsi ereksi melalui akupuntur ini sudah di kenal sejak zaman dahulu. Salah satu sejarah mengatakan bahwa pria yang menderita penyakit disfungsi ereksi atau impotensi dapat disembuhkan dengan menjalani terapi akupuntur ini dan dapat menyembuhkan gangguan seksual yang anda alami. Terapi akupuntur ini dilakukan dengan cara menusukkan puluhan jarum pada sejumlah titik pada tubuh anda untuk melancarkan peredaran darah dalam tubuh anda. Alasan yang tepat mengapa akunpuntur dijadikan terapi untuk disfungsi ereksi adalah karena mulai tumbuhnya rasa percaya diri yang tinggi dan perilaku sehat yang diterapkan dalam kehidupan anda sehari-hari.

  1. Terapi obat disfungsi ereksi dengan latihan yoga

Pengobatan disfungsi ereksi atau impotensi dapat melalui latihan yoga yang ditekankan pada kelenturan anggota tubuh anda seperti tangan, kaki, otot organ reproduksi, dan kesehatan tubuh lainnya secara umum. Pada latihan yoga ini menitikberatkan pada proses penghirupan oksigen dan melepas karbondioksida. Gerakan tubuh anda yang lambat dan berirama di udara terbuka yang segar bisa membantu melancarkan aliran oksigen melalui darah ke seluruh tubuh. Sampai saat ini memang belum diketahui efektifitas untuk cara mengobati disfungsi ereksi yang dilakukan melalui senan yoga ini. Namun pada sejumlah pria yang rajin dan rutin berlatih yoga mengungkapkan bahwa olahraga kelenturan tubuh ini membantu mereka melakukan beragan posisi seksual yang menantang. Otot-otot yang ada disekitar penis dapat dilatih melalui senam peregangan sehingga memungkinkan jaringan erektil penis anda akan terisi volume darah lebih banyak dan lancar. Dengan lancarnya peredaran darah di penis anda maka anda akan memiliki kemampuan untuk mempertahankan ereksi anda untuk waktu yang lebih lama dari biasanya. Jika hal tersebut terjadi anda harus melakukan Terapi obat disfungsi ereksi.

Penyebab utama seseorang menderita disfungsi ereksi adalah gaya hidup yang anda jalani selama ini yang kurang sehat. Dapat juga dikarenakan dari kecemasan anda yang terlalu berlebihan karena faktor stress dapat menjadi pemicu disfungsi ereksi pada diri anda. Atau disebabkan karena efek dari kebiasaan anda untuk menonton pornografi yang akan menjadi kebiasaan jika anda menontonnya secara berlebihan.

Posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi | Tagged , , , | Leave a comment

Terapi Disfungsi Ereksi

Dalam terapi disfungsi ereksi hal yang harus diperhatikan adalah semua pasien disfungsi ereksi sebaiknya berhenti merokok. Makin tua usia, makin mutlak berhenti merokok. Jika tidak berhent merokok, hasil pengobatan menjadi tidak maksimal. Paling sedikit akan teragntung pada obat barulah ereksi bisa kembali. Sebagian penderita disfungsi ereksi disebabkan oleh kombinasi penyebab misalnya hipertensi dan merokok, diabetes mellitus,   alkohol dan lain-lain. Dalam keadaan demikian, merokok mutlak harus dihentikan sehingga pengobatan lebih mudah dilakukan. Bila merokok tidak dihentikan, maka ereksi akan sulit diperbaiki sampai normal. Kalaupun bisa ereksi dengan pertolongan obat, akan sulit bebas dari obat. Artinya, kemampuan ereksi total tergantung pada obat untuk selama hidupnya. Walaupun penyebab lain sudah diperbaiki, ereksi sulit dinormalkan tanpa mengehentikan rokok.

Dari penngalaman selama ini, cukup banyak papsien tidak  mampu berhenti merokok secara total. Kadang-kadang timbul tawar menawar dari pasien berapa batang rokok maksimum yang masih bisa ditoleransi sehingga ereksi bisa normal. Ternyata pada sebagian pasien yang berusia 20-40 tahun dapat ereksi normal dengan meroko sekitar 7 batang per hari. Diaitas 50 tahun, hampir semua pasien harus berhenti total merokok. Karena ini merupakan salah satu cara dalam terapi disfungsi ereksi. Bila tidak, pasien akan tergantung pada obat untuk mendapatkan ereksi yang normal.

Demikian juga jenis rokok. Banyak pasien mengatakan hanya merokok rokok putih. Menurut pendapat sebagian orang, rokok kretek lebih berat pengaruhnya dari rokok putih. Dari hasil penelitian selama ini tidak ada beda efek antara rokok putih dan rokok kretek terhadap kesehatan. Selain itu cukup banyak pasien mengatakan cara meroko dengan tidak menghirup asa rokok, diyakini tidak member gangguan seperti merokok biasa. Perbedaan cara merokok tersebut tidak jelas seperti merokok biasa. Perbedaan cara merokok tersebut tidak jelas memberikan perbedaan terhadap ereksi. Oleh karena itu, dalam pengobatan disfungsi ereksi rokok harus dihentikan total sebagai salah satu terapi disfungsi ereksinya.

Terapi oral yang memberikan hasil optimal saat ini untuk disfungsi ereksi adalah golongan phosphodiesterase type 5 inhibitor. Sildenafil adalah PDE 5 inhibitor pertama yang digunakan untuk pengobtan disfungsi ereksi. Banyak hasil penelitian tentang pengobatan disfungsi ereksi dengan resep dokter dan dibeli dari tempat penjualan resmi memberikan hasil yang memuaskan, baik bagi pria dengan disfungsi ereksi maupun pasangannya.

Salah satu penyebab fisik utama disfungsi ereksi adalah atersoklerosis as=rteri-arteri penis. Pada aterosklerous, aliran darah ke penis berkurang dan terjadi penurunan kemampuan arteri-arteru penis untuk dilatasi waktu sewaktu perangsangan seksual yang menyebabkan terbatasnya pembengkakan.

Posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Disfungsi Ereksi Pada Pria

Health behavior adalah perilaku untuk menjadi sehat termasuk sehat seksual. Tubuh dan jiwa manusia memerlukan perilaku atau pola hidup atau sering disebut life style tertentu untuk menjadi sehat. Tidur yang cukup dan teratur, memakan makanan yang teratur dan sesuai dengan syarat kesehatan. Sebelum kenyang berhentilah makan sebuah ungkapan bermakna. Artinya jika makan, jangan terlalu kenyang. Makanlah makanan yang tidak terlalu banyak mengandung lemak. Berat badan dijaga supaya tetap normal, tidak terlalu gemuk, dan tidak terlalu kurus. Berolahragalah secara teratur. Tidak merokok tidak minum alkohol dan seterusnya karena jika dilakukan secara berkepanjangan maka akan menyebabkan masalah disfungsi ereksi pada pria.

Sebaliknya ada orang yang gemar makan sebanyak-banyaknya. Tidak mengatur makanan yang dimakan. Badan menjadi gemuk (overweight). Ia perokok ulung sampai menghabiskan 3 bungkus sehari. Seriing menghibur diri di diskoik sambil minum alkohol dan merokok, dan mengonsumsi ecstasy dan sering setiap week end tidak tidur sampai pagi. Bahkan ada yang tidur sampai besoknya lagi. Orang dengan health behavior atau life style demikian mudah terserang penyakit termasuk disfungsi ereksi pada pria. Pada suia muda pengaruh perilaku tersebut tidak terasa benar terhadap fungsi ereksi. Kurang tidur beberapa malam, lali dibalas dengan tidur agak lama akan menimbulkan gangguan. Di kampung, orang langsung minum jamu-telur, lalu tidur yang cukup, besoknya ereksi akan kembali normal.

Pada usia lebih tua misalnya diatas 50 tahunan, perilaku yang tidak mendukung kesehatan sangat sensitive mengalami disfungsi ereksi pada pria. Merokok terlalu banyaj, minum alkohol terlalu banyak sangat mudah menyebabkan disfungsi ereksi. Berat badan yang berlebihan atau obsiitas juga cenderung mengalami disfungsi ereksi. Selanjutnya pada usia 60 tahunan, bekerja terlalu berat, tidak pernah berolahraga apalagi perokok akan sangat mudah mengalami disfungsi ereksi. Banyak orang tidak menyangkan  perilaku demikian dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Perilaku atau pola hidup demikian sudah sejak muda dan tidak mengganggu ereksi. Mereka tidak sadar bahwa pada usia lebih tua seluruh badan akan makin rentan (vulnerable) termasuk fungsi ereksi.

Pada usia muda misalnya usia 27 tahunan, merokok lebih dari 1 bungkus perhari tidak terasa akibat negatifnya dan ereksi masih normal. Bahkan mungkin 2 bungkus perhari pun ereksi masih normal. Tetapi pada usia 50 tahunan, perilaku merokok demikian sudah bisa mengakibatkan bergai penyakit, misalnya penyakit jantung koroner, hipertensi atau disfungsi ereksi.

Posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Alami Disfungsi Ereksi

Di dalam ilmu seksologi diketahui bahwa pertumbuhan organ seks pada pria setelah selesai masa akhir balik. Pertumbuhan organ penis pria berakhir karena otot dan sel darah sudah terbentuk secara prima. Jadi secara teori sangat sulit dilakukan pembesaran, apalagi denngan cara mengurut. Di jelaskan bahwa membesarkan penis hanya bisa dilakukan waktu kecil, usia dua atau tiga tahun dengan cara menyuntikkan hormon sehingga hormon testosterone meningkatkan ukuran penis bertambah dari panjang menjadi besar. Pengbatan masalah disfungsi ereksi atau ejakulasi dini dengan paranormal masih sulit dipercaya, karena tidak rasional dan tidak bisa dibuktikan secara ilmiah hingga keabsahannya masih dipertanyakan. Salah satu obat alami disfungsi ereksi adalah pectilis susane.

Gejala dari penyakit disfungsi ereksi adalah :

  1. Hilang nafsu birahi
  2. Tidak dapat ereksi
  3. Mengeluarkan air mani dini
  4. Kehilangan kenikmatan waktu air  mani memancar

Salah satu obat alami disfungsi ereksi adalah pectilis susane. Bahannya adalah pectilis susane dosis 1-2 genggam (15-30 gr), cara membuatnya adalah dengan : direbus dan diminum airnya. Anggrek tanah atau pectilis susane merupakan tanaman tahunan dengan tinggi 40-120 cm. Umbinya membujuk dan berdagng. Daunnya tumnbuh bergantuan, bagian bawah terbentuk lanset dengan panjang mencapai 5cm. Bunga berwarna putih, berbau harum, 2-5 berada di ujung dengan tangkai yang panjangnya 6-15 cm. Kepala berdaun, lebar dan tegak, tumpul, lateral, dan bunga linier, bibir 3 cm panjangnya dan lebar, berada dibagian tepi, 3 cuping dengan bentuk lateral yang sangat lebar, cuping bagian tengah linier dan berdaging, panjang 2 cm. berbunga antara Mei sampai juli. Karakteristik berasa manis dan agak hangat.

Selain tanaman anggrek tanah, obat alami disfungsi ereksi adalah kayu lanang. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam akar dan buah pongporang diantaranya saponin dan polifenol, sedangkan buahnya mengandung flavonoid. Efek faramkologis dari pongporang atau kayu lanang ini adalah sebagai afrodisiak. Akar pongporang mempunyai efek farmakologis mengobati disfungsi ereksi, kulit batangnya untuk nyeri lambung, sedangkan kayunya untuk hemostatik. Pemanfaatan dari kayu lanang untuk mengobati lemah syahwat adalah akar kering, kukit batang,dan kayu pongporang dapat digunakan dengan cara cuci bersih 10 gram akar pongporang atau kayu lanang kering, lalu rendam dengan 1 gelas air panas selama 1 jam. Minum air rendaman sekaligus menjelang tidur.

Posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Terapi Pengobatan Disfungsi Ereksi

Penanganan disfungsi ereksi tentu harus disesuaikan dengan penyebabnya. Penangannan disfungsi ereksi melibatkan keikutsertaan pasangan suami-istri. Karena gaya hidup sangat berperan, maka modifikasi gaya hidup sangat berperan dalam penatalaksanaannya. Pria yang mengalami disfungsi ereksi harap mengurangi konsumsi rokok, menghindari kegemukan, dan meningkatkan aktivitas fisik. Kadang diperlukan terapi psikoseksual untuk mengatasi penyebab psikogenik seperti kecemasan dan depresi.

disfungsi ereksi

Bila diperlukan penanganan farmakologi dan bedah, maka terdapat 3 lini terapi yang dibagi menjadi :

1. Terapi lini pertama yang meliputi obat penghambat phosopodiesterase 5 (PDE 5); farmakologi topikal; dan vacuum constriction devices (VCD). Penghambatan PDE 5 akan menyebabakn peningkatkan aliran darah arteri, relaksasi otot polos, dan ereksi penis. Sedangkan farmakologi topikal dapat digunakan pada penderita yang tidak dapat mengkonsumsi obat penghambat PDE 5. Obat topikal dioleskan pada kulit batang penis dan glans penis. Beberapa agen yang biasa digunakan adalah solusio minoksidil, nitrogliserin dan gel papaverin. Sementara penggunaan VCD bertujuan untuk memperbesar penis secara pasif yang kemudian cincin pengikat pada pangkal penis akan mempertahankan darah dalam penis. Namun penggunaan VCD ini dapat menimbulkan efek samping berupa nyeri, sulit ejakulasi, perdarahan bawah kulit (petekie) dan baal.

2. Terapi lini kedua yang terdiri dari suntikan intravernosa dan pemberian alprostadil melalui uretra. Terapi suntikan intrakarvenosa yang digunakan adalah penghambat adrenoreseptor dan prostaglandin. Prinsip kerja obat ini adalah dapat menyebabkan relakasasi otot polos pembuluh darah dan karvenosa yang dapat menyebabkan ereksi. Sementara alprostadil yang dimasukkan melalui uretra (saluran kencing di bagian penis) dikatakan oleh dr. Ponco lebiih baik dibandingkan dengan agen topikal, namun lebih buruk bila dibandingkan dengan agen intrakarvenosa. Pemberian diberikan segera setelah berkemih karena kondisi lembab sehingga meningkatkan penyerapan.

3. Terapi lini ketiga yaitu implantasi prosthesis pada penis. Tindakan ini dipertimbangkan pada kasus gagal terapi medikamentosa atau pada pasien yang menginginkan solusi permanen untuk masalah disfungsi ereksi. Terdapat 2 tipe prosthesis yaitu semirigid dan inflatable. Tindakan ini sudah banyak dilakukan di luar negeri namun di Indonesia belum ada.

Posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Pemeriksaan Disfungsi Ereksi

Dalam menangai setiap pasien yang terkena Disfungsi Ereksi, ada beberapa langkah yang biasanya dilakukan Dokter untuk menyelidiki dan menentukan pasien tersebut terkena Disfungsi Ereksi atau tidak, dan seberapa parah tingkat Disfungsi Ereksi yang dialaminya. Apakah Disfungsi Ereksi Ringan, Disfungsi Ereksi Menengah dan Disfungsi Ereksi Berat.

Langkah-langkah yang dilakukan Dokter Dalam Mengidentifikasi Disfungsi Ereksi pada pria atau pemeriksaan Disfungsi Ereksi adalah sebagai berikut:

1. Investigasi Disfungsi Ereksi

Ada tiga penyebab disfungsi ereksi. Pertama, psikis. Ini banyak terjadi pada usia muda yaitu di bawah 40 tahun. Disebabkan oleh stres, masalah pekerjaan, hubungan dengan pasangan sering cekcok, kelainan pada pasangan dan sebagainya.

Kedua adalah fisik. Banyak menimpa pada usia tua atau di atas 40 tahun. Ini mengingat pada usia tersebut biasanya sebagian besar kaum pria sudah mulai mengalami gangguan penyakit seperti lever, diabetes, kolesterol, ginjal, dan sebagainya. Gangguan penyakit tersebut sering muncul pada usia di atas 40 tahun karena pada usia muda, gejala tersebut jarang muncul. Waspadai jika Anda sering pusing, banyak minum, tubuh lemas atau mengantuk.

Ketiga yaitu kombinasi psikis dan fisik. Ini dialami oleh semua kaum pria dari berbagai usia.

2.Interview Disfungsi Ereksi

Interview lengkap melalui sejarah dan kondisi. Di masa modern sekarang, banyak wanita yang karirnya lebih baik dari suami, lebih sukses, lebih pintar memecahkan masalah/persoalan sehingga menyebabkan istri menyepelekan suami. Atau karena pekerjaan yang berat, pola hidup yang tidak sehat seperti merokok atau sering keluar malam.

Jika disfungsi ereksi terjadi secara bertahap, maka cenderung menyerang fisik para pria. Sementara jika terjadi mendadak, cenderung menyentuh psikis pria.

3. Laboratorium Disfungsi Ereksi

Suspect harus melakukan general check up seperti fisik, genetal, pembuluh darah, fungsi syaraf, dan ada atau tidak penyakit kronis. Penyebab lain seperti pekerjaan yang berat, jam kerja yang berlebihan juga harus sedikit demi sedikit dikurangi.

4. Diagnosa Disfungsi Ereksi

Jika dari hasil akhir laboratorium ternyata benar mengalami penurunan fungsi ereksi atau disfungsi ereksi, jangan panik atau malu. Tanyakan pada dokter apa saja yang harus dilakukan agar bisa diobati.

5. Tindakan Disfungsi Ereksi

Untuk mengobati disfungsi ereksi, dilihat dulu apa yang menjadi penyebabnya. Kalau penyebabnya fisik, maka perbaiki fisik. Demikian pula dengan psikis. Berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara yang tepat dalam mengobati disfungsi ereksi. Obat-obat erektogenik bisa digunakan jika dalam keadaan terdesak.

Posted in Pengobatan Disfungsi Ereksi | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment